Assalamu’alaikum Wr. Wb
Tanpa mengurangi rasa hormat, kami bermaksud mengundang Bapak/Ibu/Saudara/I untuk menghadiri acara pernikahan kami
“Dan di antara tanda-tanda (kebesaran)-Nya ialah Dia menciptakan pasangan-pasangan untukmu dari jenismu sendiri, agar kamu cenderung dan merasa tenteram kepadanya, dan Dia menjadikan di antaramu rasa kasih dan sayang. Sungguh, pada yang demikian itu benar-benar terdapat tanda-tanda (kebesaran Allah) bagi kaum yang berpikir. “
( Q.S. Ar-Rum : 21 )



Kediaman Mempelai WanitaÂ
Kediaman Mempelai WanitaÂ



Benar kata mereka, takdir memang menjadi alasan pertemuan. siapa sangka pertemuan singkat meninggalkan kesan yang begitu mendalam.
Kita sempat asing dan saling mencari pelabuhan baru. ragu sempat menjadi bayang tapi keteduhan dan sandaran adalah penolong.
Perahu yang kita rakit kembali sudah kita dayung setengah perjalanan. semoga perahu ini tetap kokoh dan tidak karam. mengejar surga sendirian itu berat. maka dari itu aku membutuhkannya untuk menjadi nahkodanya. bersama, kita berlayar.
Merupakan suatu kehormatan dan kebahagiaan bagi kami, apabila Bapak/ Ibu/ Saudara/ i berkenan hadir, untuk memberikan do’a restu kepada kedua mempelai.

