














Cerita kami bermula dari seorang perempuan berseragam putih biru yang mengagumi lelaki samping kelasnya yang pendiam saat itu. Sesaat kagumnya si perempuan ini semakin membuncah hingga tidak dapat ditampung lagi, cinta dalam bentuk hal beragam ini ia ungkapkan kepada lelaki itu, lelaki yang paling biasa di bumi namun mengapa matahari selalu terbit dimatanya? Ah, entah aku pun tak mengerti..
Cinta itu bersambut, saling menggenggam dan menguatkan hingga detik ini. Berapa belas tahun ini bersama, mana yang tidak kami alami? Jenuh pasti sesekali ada, namun kembali jatuh cinta lagi dalam warna merah, hijau , jingga dan dalam jumlah yang selalu berubah tiap harinya membuat kami mengerti , memang seperti inilah wujudnya. Beragam.
Terimakasih saling kami ungkapkan untuk membayar harga dari kesetiaan, keikhlasan dan kebahagiaan yang sudah kami beri satu sama lain..














