Assalamu’alaikum Wr. Wb
Tanpa mengurangi rasa hormat, kami bermaksud mengundang Bapak/Ibu/Saudara/I untuk menghadiri acara pernikahan kami
“Dan di antara tanda-tanda (kebesaran)-Nya ialah Dia menciptakan pasangan-pasangan untukmu dari jenismu sendiri, agar kamu cenderung dan merasa tenteram kepadanya, dan Dia menjadikan di antaramu rasa kasih dan sayang. Sungguh, pada yang demikian itu benar-benar terdapat tanda-tanda (kebesaran Allah) bagi kaum yang berpikir. “
( Q.S. Ar-Rum : 21 )
Desa Jambo Reuhat, Kec Banda Alam, Kab Aceh Timur
Awal diperkenalkan oleh seorang teman melalui via sosial media, pada bulan juli saya pergi berlibur ke malaysia dan tanpa sengaja kami bertemu di sebuah mall hanya sekedar saling sapa
Saya pun kembali berlibur ke malaysia namun kali ini kami berniat utk berjumpa kembali tanpa sadar kami menghabiskan waktu seharian berjalan2, tepat setelah dia mengantar saya pulang di pintu depan rmah dia berbisik “ pulang ke aceh, kita lamaran ya” dan alhamdulillah rencana itu terlaksana
Insyallah di tahun ini kami memantapkan diri utk melanjutkan perjalanan jalan2 seumur hidup bersama dalam ikatan janji suci yang disebut “pernikahan”
Merupakan suatu kehormatan dan kebahagiaan bagi kami, apabila Bapak/ Ibu/ Saudara/ i berkenan hadir, untuk memberikan do’a restu kepada kedua mempelai.
Doa restu Bapak/Ibu/Saudara/i di pernikahan kami menjadi hadiah terindah. Namun jika memberi merupakan tanda kasih, dengan senang hati kami menerimanya dan tentu semakin melengkapi kebahagiaan kami.
