The Bride & The Groom
Pertemuan pertama kami terjadi di usia yang terlalu dini untuk memahami makna kebersamaan. Kami duduk di bangku sekolah dasar yang sama—dua anak kecil yang hanya saling mengenal lewat senyum dan sapaan singkat.
Saat itu, tak ada yang benar-benar terasa istimewa. Kami menjalani hari-hari seperti anak lainnya: bermain, belajar, lalu tumbuh perlahan dengan cerita masing-masing. Sering kali kami berpapasan, saling menyapa, namun tak pernah menyangka bahwa suatu hari, kami akan menjadi satu-satunya nama yang ingin disapa setiap detik, menit, dan jam.
21 Agustus 2024
Hari ketika langkah kami bertemu kembali setelah sekian lama. Kami keluar bersama, menghabiskan waktu seperti dua teman lama yang sedang mengejar cerita yang tertinggal. Tak ada janji, tak ada rasa yang terburu-buru—hanya percakapan ringan dan tawa yang mengisi malam. Siapa sangka, pertemuan sederhana ini kelak menjadi awal dari perjalanan yang jauh lebih besar.
16 November 2024
Hari ketika aku mengajukan satu pertanyaan yang akan mengubah hidup kami selamanya. Ia menjawab dengan satu kata sederhana, namun penuh arti: “Ya.”
05 Mei 2025
Kedua pihak keluarga duduk bersama, menyatukan restu, meleburkan harapan, dan mengikat cinta ini dalam ikatan yang lebih besar dari sekadar dua insan. Di hari itu, kami tahu bahwa cinta kami kini berdiri di atas fondasi yang kokoh: restu orang tua.
01 November 2025
Kami memutuskan untuk memulai hidup bersama, mengikat janji di hadapan Tuhan, dan menapaki perjalanan panjang sebagai satu. Sebuah awal baru yang lahir dari kisah sederhana, namun dibangun dengan cinta yang tak akan pernah sederhana.
Tanpa mengurangi rasa hormat, bagi Bapak/Ibu/Saudara/i yang ingin memberikan tanda kasih untuk kami, dapat melalui:
Konfirmasi Kehadiran
& Ucapan Selamat
Merupakan suatu kebahagiaan dan kehormatan bagi kami, apabila Bapak/Ibu/Saudara/i, berkenan hadir dan memberikan doa restu kepada kami
Wassalamu'alaikum Wr.Wb.
Kami yang berbahagia,