Assalamu’alaikum Wr. Wb
Tanpa mengurangi rasa hormat, kami bermaksud mengundang Bapak/Ibu/Saudara/I untuk menghadiri acara pernikahan kami
“Dan di antara tanda-tanda (kebesaran)-Nya ialah Dia menciptakan pasangan-pasangan untukmu dari jenismu sendiri, agar kamu cenderung dan merasa tenteram kepadanya, dan Dia menjadikan di antaramu rasa kasih dan sayang. Sungguh, pada yang demikian itu benar-benar terdapat tanda-tanda (kebesaran Allah) bagi kaum yang berpikir. “
( Q.S. Ar-Rum : 21 )




Kediaman Mempelai Wanita
Dusun Dampit RT 005 RW 002, Desa Kalimati, Kecamatan Juwangi, Kabupaten Boyolali
Kediaman Mempelai Wanita
Dusun Dampit RT 005 RW 002, Desa Kalimati, Kecamatan Juwangi, Kabupaten Boyolali




Semua berawal dari motor Sarah yang mati karena nekat lewat titik banjir. Di tengah bingung dan panik, Bagas datang buat nolongin—disuruh orang lain, tapi tetap mau dengan tulus. Dari situ, satu percakapan kecil berubah jadi awal cerita panjang kami.
Setelah melewati banyak hari yang penuh cerita, tawa, dan belajar memahami satu sama lain, akhirnya kami mantap melangkah. Hari itu, keluarga berkumpul, doa dipanjatkan, dan kami resmi mengikat janji untuk menuju masa depan yang sama.
Inilah hari yang kami tunggu. Hari di mana kami mengucap janji, menyatukan dua hati, dan memulai babak baru sebagai pasangan suami istri.
Dengan penuh syukur, kami siap membangun rumah kecil yang penuh cinta dan ketenangan.
Merupakan suatu kehormatan dan kebahagiaan bagi kami, apabila Bapak/ Ibu/ Saudara/ i berkenan hadir, untuk memberikan do’a restu kepada kedua mempelai.
Doa restu Bapak/Ibu/Saudara/i di pernikahan kami menjadi hadiah terindah. Namun jika memberi merupakan tanda kasih, dengan senang hati kami menerimanya dan tentu semakin melengkapi kebahagiaan kami.
